Hasil SAS Kimia
Kelas XI-2 & XI-3 Tahun Ajaran 2025-2026
Masukkan NISN Anda untuk melihat hasil nilai
NISN tidak ditemukan. Pastikan Anda memasukkan NISN dengan benar.
NISN:
JAWABAN BENAR
JAWABAN SALAH
SKOR PGK
SKOR PG
NILAI AKHIR
Kelas XI-2 & XI-3 Tahun Ajaran 2025-2026
Masukkan NISN Anda untuk melihat hasil nilai
NISN tidak ditemukan. Pastikan Anda memasukkan NISN dengan benar.
NISN:
JAWABAN BENAR
JAWABAN SALAH
SKOR PGK
SKOR PG
NILAI AKHIR
Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembaruan ini merupakan respons atas masukan dari para tenaga pendidik. “Sistem ini diharapkan membuat guru lebih fokus pada tugas utama mereka sebagai pendidik dan pembimbing, tanpa terbebani oleh tugas administratif yang kompleks.”
“Dengan penyederhanaan sistem ini, kita ingin agar guru lebih aktif terlibat sebagai pendidik dan pembimbing, menjadi mitra penting dalam penguatan pendidikan karakter, berpartisipasi dalam kegiatan di masyarakat, dan terlibat dalam kegiatan di satuan pendidikan,” lanjutnya.
Mulai tahun 2025, pengelolaan kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah menjadi lebih sederhana. Dengan tiga kemudahan dalam sistem baru ini, para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk melaksanakan pengelolaan kinerja.
Ada tiga poin yang menjadi agenda pengelolaan kinerja bagi guru, yaitu:
Pembaruan ini menjadi wujud keberlanjutan dan pengembangan kerja sama Kemendikdasmen dan BKN terkait sistem pengelolaankinerja. Mulai 1 Januari 2025 nanti, Pengelolaan Kinerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dapat diakses melalui laman: https://guru.kemdikbud.go.id/pengelolaan-kinerja . Dengan langkah ini, Kemendikdasmen dan BKN berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. (sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah)
Alkana adalah senyawa kimia yang termasuk dalam golongan hidrokarbon alifatik jenuh yang mempunyai rumus umum CnH2n+2.
Alkana adalah senyawa organik yang terdiri dari atom karbon (C) dan hidrogen (H) yang terikat melalui ikatan tunggal. Senyawa ini termasuk dalam golongan hidrokarbon alifatik jenuh. "Jenuh" di sini berarti semua atom karbon dalam molekul telah terikat pada atom lain sebanyak mungkin, sehingga tidak ada ikatan rangkap atau rangkap tiga.
|
n= jumlah atom C (suku ke) |
Rumus Molekul |
Nama Alkana |
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 |
CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 |
metana etana propana butana pentana heksana heptana oktana nonana dekana |
Deret homolog adalah satu golongan senyawa yang suku-sukunya berurutan berbeda dengan CH2. Deret homolog mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
Isomeri adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul (jumlah atom C) sama tetapi berbeda rumus struktur.
Contoh
Tata Nama Alkana
Contoh
Contoh
Cara penulisan nama IUPAC suatu senyawa
Yang dimaksud dengan gugus alkil adalah alkana yang telah kehilangan satu atom H. Gugus alkil mempunyai rumus umum CnH2n+1.
|
Struktur |
Nama |
|
CH3- CH2CH2- CH3CH2CH- CH3(CH2)2CH2- CH3(CH2)3CH2- |
metil etil propil butil pentil (amil) |
Ikatan rangkap dua ini adalah karakteristik utama alkena. Ikatan rangkap dua ini membuat alkena lebih reaktif dibandingkan alkana karena elektron dalam ikatan rangkap lebih mudah diserang oleh berbagai jenis pereaksi.
Tidak jenuh karena adanya ikatan rangkap dua, alkena dikatakan tidak jenuh. Ini berarti alkena masih memiliki kapasitas untuk bereaksi dengan molekul lain untuk membentuk ikatan baru.
Berdasarkan tabel di atas, dapat dsimpilkan bahwa rumus umum alkena adalah CnH2n. Karena mengandung ikatan rangkap, termasuk hidrokarbon tak jenuh. Kadang-kadang alkena disebut olefin, berasal dari kata olefient gas (gas yang membentuk minyak), yaitu nama lama untuk etena (CH2=CH2).
|
Rumus Molekul |
Nama |
Rumus
Molekul |
Nama |
|
C2H4 |
etena |
C6H12 |
heksena |
|
C3H6 |
propena |
C7H14 |
heptena |
|
C4H8 |
butena |
C8H16 |
oktena |
|
C5H10 |
pentena |
C9H18 |
nonena |
Tidak semua senyawa karbon yang berikatan rangkap (C=C) memiliki isomer cis-trans. Atom karbon berikatan rangkap yang memiliki cis-trans harus mengikat dua atom atau gugus yang berbeda. Akibatnya, perputaran gugus-gugus yang berbeda itu menyebabkan terbentuk senyawa berbeda.Hidrokarbon adalah senyawa kimia organik yang terdiri dari dua unsur utama, yaitu karbon (C) dan hidrogen (H). Sederhananya, hidrokarbon adalah senyawa yang molekulnya hanya tersusun dari atom karbon dan hidrogen. Senyawa hidrokarbon adalah senyawa yang terdiri atas unsur karbon dan hidrogen. Adanya atom C dan H dalam senyawa dapat ditunjukkan dengan uji pembakaran. Pada pembakaran sempurna, karbon berubah menjadi CO2 yang dapat dikenali karena mengeruhkan air kapur, sedangkan hidrogen menhadi H2O yang dapat mengubah warna kertas kobal yang berwarna biru menjadi merah jambu. Contoh hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari adalah gas alam, bensin, minyak tanak, solar , parafin (lilin) dan lain-lain.
Sumber utama hidrokarbon adalah gas alam dan minyak bumi. Hidrokarbon terutama digunakan untuk keperluan bahan bakar, baik sebagai bahan bakar minyak maupun bahan bakar gas. selain itu, tidak kalah pentingnya hidrokarbon digunakan sebagai pelarut, sumber hidrogen, pelumas, bahan baku senyawa organik lainnya, dan bahan baku industri, seperti plastik dan karet sintetik.
| Senyawa Organik | Senyawa Anorganik |
| 1. Sangat kurang stabil terhadap pemanasan | 1. Lebih staabil terhadap pemanasan |
| 2. Mempunyai titik cair dan titik didih yang relatif rendah | 2. Mempunyai titik didih jauh lebih tinggi |
| 3. Lebih mudah larut dalam pelarut non polar | 3. Lebih mudah larut dalam air |
| 4. Reaksi umumnya berlangsung lambat | 4. Reaksi berlangsung lebih cepat |
Atom karbon mempunyai kemampuan untuk membentuk empat ikatan kovalen. sesuai dengan nomor atom golongannya, karbon mempunyai 4 elektron valensi. Oleh karena itu untuk mencapai konfigurasi elektron oktet, karbon dapat membentuk 4 ikatan kovalen.
Selain itu, atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai. Rantai karbon yang terbentukpun bervariasi, yaitu lurus, bercabang, dan melingkar.
Atom karbon memiliki sifat khas yang membuatnya menjadi unsur paling penting dalam kehidupan di Bumi. Dengan memiliki empat elektron valensi, karbon mampu membentuk empat ikatan kovalen yang kuat dengan atom karbon lainnya atau dengan atom unsur lain seperti hidrogen, oksigen, dan nitrogen. Kemampuan inilah yang memungkinkan karbon membentuk rantai karbon yang panjang, bercabang, atau bahkan membentuk struktur cincin. Fleksibilitas dalam membentuk ikatan inilah yang menjadi dasar terbentuknya jutaan senyawa organik yang kompleks, mulai dari molekul sederhana seperti metana hingga biomolekul kompleks seperti protein dan DNA.
Dalam senyawa organik kedudukan atom karbon dibedakan sebagai berikut:
Berdasarkan surat edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek tertanggan 19 Juni 2024 menyatakan bahwa dalam waktu dekat, satuan pendidikan akan melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 yang merupakan kegiatan pertama bagi peserta didik baru di sekolah untuk pengenalan program, tata kelola, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru bahwa dalam MPLS perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, ramah anak dan nyaman bagi peserta didik.
Sejalan dengan hal tersebut dan dalam rangka pengimplementasian pencegahan kekerasan yang diamanatkan dalam Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) dan salah satu fokus dalam Program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) yaitu Sehat Jiwa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menyediakan panduan sosialisasi PPKSP pada saat pelaksanaan MPLS, untuk mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, dan aman bagi semua, melalui materi yang sederhana dan efektif sehingga dapat digunakan di setiap jenjang pada tautan berikut: http://bit.ly/panduanmpls-ppksp.
Linimasa Aktivitas
Aktivitas kreatif ini dapat dilakukan secara berurutan dalam waktu 135 menit (3 JP)
| Aktivitas | Durasi |
| Mengajak peserta didik untuk melakukan ice breaking | 10 menit |
| Mengajak peserta didik untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, dan aman bagi semua | 25 menit |
| Mengajak siswa untuk menonton bareng film pendek pencegahan kekerasan | 20 menit |
| Memainkan permainan mitos dan fakta | 5 menit |
| Mengembangkan komitmen dan harapan melalui kotak harapan | 15 menit |
| Memasang poster bentuk-bentuk kekerasan di sekolah | 15 menit |
| Melakukan deklarasi anti kekerasan | 30 menit |
| Sebarkan aksimu melalui kampanye media sosial | 15 menit |
Catatan:
Setiap aktivitas bisa dilakukan sewaktu-waktu menyesuaikan program MPLS yang sudah disiapkan satun pendidikan. Setiap aktivitas dapat bapak dan ibu guru manfaatkan untuk proses belajar mengajar di kelas.
Kurikulum dengan berbagai format pembelajaran intrakurikuler, di mana kontennya dioptimalkan untuk memberi siswa cukup waktu untuk mengeksplorasi konsep dan memperkuat keterampilan. Guru dapat secara fleksibel memilih dari berbagai alat pengajaran sehingga pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minatbelajar siswa. Proyek untuk memperkuat pencapaian rekor siswa Pancasila telah dikembangkan berdasarkan tema-tema tertentu yang diidentifikasi oleh pemerintah. Proyek tidak dimaksudkan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu sehingga tidak terkait dengan isi mata pelajaran.
Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru untuk memilih model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.
Model pembelajaran adalah rencana atau pola terstruktur yang digunakan guru untuk mengelola proses belajar mengajar di kelas. Mereka ibarat peta jalan yang memandu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Model pembelajaran ini tidak kaku dan bisa disesuaikan dengan berbagai faktor, seperti:
Beberapa model pembelajaran yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing antara lain:
Pemilihan model pembelajaran yang tepat dapat membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran secara optimal dan meningkatkan motivasi belajar mereka.
Kurikulum Merdeka, yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek pada tahun 2022, memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada guru dalam memilih model pembelajaran. Hal ini sejalan dengan pendekatan berpusat pada murid yang menjadi salah satu prinsip utama Kurikulum Merdeka.
Model pembelajaran memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Model pembelajaran yang tepat dapat membantu guru untuk:
Guru bebas memilihnya yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswanya. Penting untuk dicatat bahwa tidak ada model pembelajaran yang sempurna untuk semua situasi. Guru perlu menilai berbagai faktor seperti topik pembelajaran, tingkat kemampuan siswa, dan sumber daya yang tersedia sebelum memilih model pembelajaran yang tepat.
Kesimpulannya
Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada guru untuk memilih model pembelajaran yang dapat membantu mereka mencapai tujuan pembelajaran dan mengembangkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan siswa untuk abad ke-21.
Pemurnian logam adalah langkah kritis dalam menghilangkan kontaminan dan mineral lainnya dari bijih logam mentah. Metode pemurnian logam melibatkan berbagai teknik, seperti elektrolisis, pemisahan kimia, dan pemurnian termal. Dengan pemurnian yang tepat, logam-logam tersebut dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari industri otomotif hingga pembuatan peralatan elektronik. Proses ini berperan penting dalam mendukung industri modern yang membutuhkan logam-logam dengan tingkat kemurnian yang tinggi untuk memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ketat.
Selain manfaatnya dalam industri, pemurnian logam juga memiliki dampak lingkungan yang signifikan, karena seringkali melibatkan penggunaan energi dan bahan kimia yang dapat merusak alam. Oleh karena itu, pengembangan teknologi pemurnian logam yang lebih efisien dan ramah lingkungan menjadi prioritas dalam upaya menjaga keseimbangan antara industri logam dan perlindungan lingkungan.
Contoh
Pemurnian Logam Tembaga
Untuk membuat kabel listrik diperlukan tembaga murni, sebab pengotor dapat
mengurangi konduktivitas tembaga. Akibatnya akan timbul banyak panas dan dapat
membahayakan pemakai.
Pada pemurnian logam tembaga, maka:
·
tembaga
kotor dijadikan anode
·
tembaga
murni dijadikan katode
·
larutan
elektrolit yang digunakan adalah larutan CuSO4
Reaksi :
CuSO4(aq) ® Cu2+(aq) + 2e
Katode : Cu2+(aq)
+ 2e ® Cu(s)
Anode :
Cu(s) ® Cu2+(aq)
+ 2e
Akhir : Cu(s) ® Cu(s)
Anode Katode
(Cu kotor)
(Cu murni)
Proses
Selama elektrolisis, tembaga dari anode terus-menerus dilarutkan kemudian
diendapkan pada katode (menunjukkan bahwa terjadi perpindahan dari anode ke
katode), sedangkan zat pengotor tembaga seperti perak, platina, emas, besi,
nikel, dan seng tetap pada anode, yaitu:
·
dengan
mengatur tegangan selama elektrolisis, logam perak, platina, dan emas yang
mempunyai potensial lebih positif daripada tembaga tidak larut, sehingga ketiga
logam tersebut akan terdapat pada lumpur anode.
·
besi,
nikel, dan seng yang mempunyai potensial elektrode lebih negatif dari pada
tembaga akan ikut larut. Akan tetapi, ion Fe2+ dan Zn2+
lebih sukar diendapkan, jadi tidak ikut mengendap di katode.
Penyepuhan/pelapisan Logam (Elektroplating)
Penyepuhan logam adalah suatu proses di mana lapisan tipis logam, seperti emas, perak, nikel, atau krom, ditempatkan di atas permukaan logam atau bahan lainnya untuk memberikan lapisan pelindung, estetika, atau sifat fungsional tertentu. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan penampilan dan ketahanan korosi logam dasar, atau bahkan untuk memberikan sifat konduktivitas listrik yang lebih baik. Penyepuhan logam biasanya dilakukan dengan metode elektroplating, electroless plating, atau plating kimia, yang melibatkan penggunaan elektrokimia atau kimia untuk mentransfer logam lapisan ke permukaan bahan dasar. Penyepuhan logam sering digunakan dalam pembuatan perhiasan, perlengkapan rumah tangga, industri otomotif, dan dalam berbagai aplikasi teknik dan manufaktur untuk meningkatkan tampilan dan kinerja produk.
Selain meningkatkan estetika dan perlindungan terhadap korosi, penyepuhan logam juga memiliki peran penting dalam industri elektronik dengan meningkatkan konduktivitas listrik pada komponen elektronik. Ini juga digunakan dalam pembuatan peralatan medis dan ilmiah untuk menciptakan permukaan yang tahan terhadap reaksi kimia dan memiliki karakteristik steril yang baik. Proses penyepuhan logam menjadi integral dalam berbagai sektor industri yang membutuhkan lapisan logam tambahan untuk menghadapi tantangan khusus dalam perubahan fungsi, penampilan, atau kinerja material logam dasar.
Penyepuhan (electroplating) bertujuan melindungi logam terhadap korosi atau untuk memperindah tampilan. Prinsip penyepuhan logam secara elektrolisis adalah sebagai berikut:
·
logam
yang akan disepuh dijadikan katode
·
logam
penyepuh sebagai anode
·
kedua
elektrode itu dicelupkan dalam larutan garam dari logam penyepuh.
contoh
1.
Penyepuhan
sendok besi (baja) dengan perak.
Penyepuhan sendok besi (baja) dengan perak menggukan
larutan perak nitrat.
·
sendok
digunakan sebagai katode
·
perak
murni sebagai anode
·
larutan
elektrolit yang digunakan adalah larutan AgNO3
Reaksi :
AgNO3(aq) ® Ag+(aq) + NO3-(aq)
Katode (Fe) : Ag+(aq)
+ e ® Ag(s)
Anode (Ag) : Ag(s)
® Ag+(aq)
+ e
Proses
Pada katode terjadi endapan perak, sedangkan anode perak
terus-menerus larut. Konsentrasi ion Ag+ dalam larutan tidak berubah.
2.
Penyepuhan
sendok besi (baja) dengan emas
Penyepuhan sendok besi (baja) dengan emas digunakan
larutan AgCl3.
Reaksi :
AuCl3(aq) ® Au3+(aq) + 3Cl-(aq)
Katode ( Fe) :
Au3+(aq) + 3e ® Au(s)
Anode (Au) :
Au(s) ® Au3+(aq) + 3e
Proses
Pada katode akan terjadi endapan emas, sedangkan anode
emas terus-menerus larut. Konsentrasi ion Au3+ dalam larutan tidak
berubah.
Pemisahan Logam dari Bijihnya (Electrowinning)
Pemisahan logam dari bijihnya adalah proses pemurnian
yang melibatkan ekstraksi dan isolasi logam-logam dari bijih mineral mentah.
Bijih mineral adalah bahan alam yang mengandung konsentrasi logam yang dapat
bervariasi. Proses ini penting karena logam dalam bijih seringkali terkandung
dalam campuran dengan berbagai mineral dan kontaminan lain yang tidak
diinginkan.
Ada berbagai metode yang digunakan untuk memisahkan logam
dari bijihnya, dan pilihan metode bergantung pada jenis bijih, komposisi
kimianya, serta tujuan pemisahan. Beberapa metode pemisahan melibatkan
penggunaan reaksi kimia, seperti pemurnian elektrolitik, sedangkan metode
lainnya melibatkan eksploitasi perbedaan sifat fisik atau kimia antara logam
dan mineral lainnya, seperti metode flotasi atau proses pengapungan. Pemisahan
logam dari bijihnya adalah langkah kunci dalam industri metalurgi untuk
menghasilkan logam dengan tingkat kemurnian yang tinggi, yang kemudian dapat
digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan manufaktur.
Proses pemisahan logam dari bijihnya juga memiliki
signifikansi ekonomis yang besar, karena membantu meningkatkan efisiensi sumber
daya alam dan memungkinkan pengolahan bijih mineral menjadi produk bernilai
tinggi. Selain itu, pemisahan logam juga dapat berkontribusi pada upaya
perlindungan lingkungan dengan mengurangi dampak ekstraksi bijih dan penggunaan
sumber daya alam. Dalam konteks penelitian dan eksplorasi mineral, pemisahan
logam dari bijihnya penting untuk mengevaluasi potensi ekonomi suatu deposit
mineral dan memahami sifat dan kualitas bijih yang ada.
Proses pemisahan logam dengan elektrolisis yang paling
penting adalah produksi aluminium. Cara memperoleh aluminium pada proses
elektrokimia yaitu dengan mereduksi aluminium (Al2O3)
dicampur dengan lelehan kreolit (Na3AlF3 = heksafluoro
aluminat) dan fluorpar (CaF2). Campuran tiga zat tersebut
menyebabkan titik leleh Al2O3 menjadi lebih rendah dan
akan menjadi bahan yang akan dielektrolisis.
Sel elektrolisis terdiri dari tangki besi yang dinding sebelah
dalamnya dilapisi karbon. Karbon ini digunakan katode. Anode terdiri dari
batang-batang karbon yang dirangkai.
Proses elektrolisis ini ditemukan oleh Hall
sehingga proses ini disebut proses Hall.
Reaksi : Al2O3(aq)
® Al3+(aq) + AlO33-(aq) .......
x 4
Katode : 4Al3+(aq)
+ 12e ® 4Al(l)
Anode : 4AlO33-(aq)
® 2Al2O3(aq) + 3O2(g) +
12e
Akhir : 2Al2O3(aq)
® 4Al(l) + 3O2(g)
Zat-zat yang dihasilkan pada elektrolisis antara lain:
a.
Cairan
logam aluminium (titil leleh 660,2oC) mengendap di dasar tangki dan
dialirkan keluar sebagai produk selama elektrolisis.
b.
Gas
oksigen (O2) yang terbentuk bereaksi dengan karbon di anode (pada
suhu yang memang memungkinkan) membentuk gas karbon monooksida (CO) atau
karbondioksida (CO2)